Dr. Cipta Bakti Gama merupakan seorang akademisi dan dosen tetap yang mengabdikan dirinya dalam pengembangan keilmuan Islam, khususnya pada bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Lahir di Sukabumi pada tanggal 19 September 1985, ia tumbuh dalam lingkungan yang mendorong semangat keilmuan dan pengabdian terhadap pendidikan Islam. Ketekunannya dalam mendalami studi Al-Qur’an membawanya menempuh perjalanan akademik hingga jenjang doktoral.
Pendidikan tertinggi beliau diselesaikan pada program S3 di Institut PTIQ Jakarta, sebuah institusi yang dikenal memiliki tradisi kuat dalam kajian Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman. Latar belakang akademik tersebut membentuk kapasitas intelektualnya sebagai seorang pengkaji tafsir yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pemahaman Al-Qur’an secara ilmiah, kontekstual, dan relevan dengan dinamika masyarakat kontemporer.
Sebagai dosen dengan homebase Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (S1), Dr. Cipta Bakti Gama aktif menjalankan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam aktivitas akademiknya, beliau dikenal konsisten mendorong penguatan metodologi kajian tafsir serta pengembangan wawasan keislaman yang moderat dan akademis. Bidang keahlian yang ditekuni, yaitu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, menjadikannya terlibat dalam berbagai kegiatan akademik yang berkaitan dengan studi Al-Qur’an, baik dalam pembelajaran maupun penelitian ilmiah.
Dedikasi dan profesionalitasnya dalam dunia pendidikan tinggi tercermin melalui statusnya sebagai dosen tetap aktif dengan jabatan fungsional Lektor. Jabatan tersebut diperoleh dengan angka kredit 200 kum dan mulai berlaku sejak 1 Oktober 2021 dengan golongan Penata (III/c). Selain itu, beliau juga telah memperoleh status inpassing pada periode yang sama, yang menunjukkan pengakuan formal atas kompetensi dan pengabdiannya sebagai tenaga pendidik profesional di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam menjalankan tugas akademik, Dr. Cipta Bakti Gama juga dipercaya sebagai dosen dengan tugas tambahan (DT), yang menunjukkan keterlibatannya tidak hanya dalam kegiatan pengajaran, tetapi juga dalam mendukung tata kelola kelembagaan dan pengembangan institusi. Kepercayaan tersebut mencerminkan kapasitas kepemimpinan, integritas, dan komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam.
Sebagai seorang akademisi, beliau terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dengan kebutuhan zaman melalui pendekatan ilmiah yang mendalam dan konstruktif. Kehadirannya di dunia akademik menjadi bagian dari upaya mencetak generasi sarjana Muslim yang memiliki kedalaman spiritual, keluasan intelektual, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.



